Artikel



PKM Kampung Unggulan Telur Asin di Desa Kebonsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jatim


 10 September 2019     Yulia Tri Rahkadima

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) kampung Unggulan Telur Asin merupakan program pengabdian masyarakat yang lolos pendanaan hibah kemenristekdikti anggaran 2019 sebesar Rp. 45.200.000,-. Tim ini, diketuai oleh Yulia Tri Rahkadima (Dosen Teknik Kimia), Medya Ayunda Fitri (Dosen Teknik Kimia), Rina Sri Wulandari (Dosen Teknik Industri), dan 2 orang mahasiswa. Pengabdian masyarakat ini, melibatkan Bapak Nur Hidayat selaku Ketua Kelompok Tani Sumber Pangan.

 

Menjadi kampung unggulan, bahkan pernah dikunjungi presiden tidak membuat Desa Kebonsari dikenal seluruh masyarakat khususnya masyarakat Sidoarjo. Oleh karena itu, diperlukan adanya bantuan dalam mendongkrak kampung bebek melalui PKM agar produk telur asin yang dihasilkan memiliki daya jual yang tinggi sehingga perekonomian di Sidoarjo meningkat. Diperlukan sinergi yang cukup intensif antara Universitas NU Sidoarjo dan Kelompok Tani “Sumber Pangan” untuk peningkatan penjualan masyarakat.

 

Melalui survey awal yang dilakukan oleh tim, diperoleh beberapa masalah utama yang sedang dihadapi oleh mitra. Masalah utama yang dihadapi oleh mitra terkait dengan pemasaran dan manajerial. Dari aspek pemasaran, pemasaran masih dilakukan dari tetangga atau kenalan. Anggota kelompok masih belum memiliki media pemasaran yang efektif untuk meningkatkan omset penjualan mereka. Solusi yang ditawarkan dan telah dijalankan oleh tim adalah melakukan pelatihan marketing online serta melakukan pemasaran melalui e-commerce.

 

Dari aspek manajerial, permasalahan yang terjadi adalah terkait pencatatan keuangan. Selama ini, UKM belum melakukan pencatatan terhadap keuangannya. Permasalahan pencatatan keuangan tidak hanya terjadi pada masing-masing UKM tetapi terjadi pula pada koperasi kelompok tani.  Solusi yang ditawarkan dan telah dijalankan oleh tim adalah melakukan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sederhana. Selain itu, tim juga melakukan pengadaan seperangkat komputer beserta software keuangan sederhana untuk memudahkan mitra ketika melakukan pencatatan. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan mendapat respon positif dari anggota kelompok tani sumber pangan