Berita



MA Teknik Lingkungan UNUSIDA Gelar Seminar Sampah Plastik di Tulangan


  21 November 2017

Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo menyelenggarakan seminar lingkungan bertemakan Bahaya Sampah Plastik dan Pengelolaannya. Seminar tersebut dilaksanakan di Kantor BPPMNU SMK Persatuan Tulangan, Sidoarjo dan diikuti 25 peserta.

 

Tujuan diselenggarakan seminar ini untuk menyadarkan pentingnya pengelolaan sampah plastik dan dampak negatifnya terhadap lingkungan, utamanya bagi kalangan pelajar. "Saya berharap pelajar mampu memberikan pengaruh positif kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan," kata Tomy Satryo ketua HMTL, Minggu (19/11).

 

Materi pertama disampaikan Imron Romanza, isinya tentang dampak negatif sampah plastik dan penanggulangannya. Dalam paparannya ia menjelaskan bahwa Plastik merupakan bahan anorganik yang tersusun atas unsur karbon (C) dan hidrogen (H) yang memerlukan 500-1000 tahun untuk terurai.

 

Plastik dapat mencemari tanah, badan air, serta udara yang berbahaya bagi makhluk hidup, seperti gangguan organ dalam, kemandulan pada ikan, keracunan, dan sebagainya. Untuk menanggulangi hal tersebut, banyak cara yang bisa dilakukan, antara lain: dibuat kerajinan, batu bata (ecobrick), maupun diolah menjadi BBM (Bahan Bakar Minyak).

 

Sesi kedua dilanjutkan oleh Mokh. Yahya. Ia menjelaskan tentang alat pemrosesan sampah di Sidoarjo. Plastik dapat diubah ke dalam bentuk energi lain seperti BBM dengan proses distilasi kering.

 

Dalam proses pyrolisis itu, plastik akan dipanaskan di dalam reaktor pada suhu tinggi untuk diuapkan. Saat uap naik ke dalam kolom bertingkat, akan terkondensasi dan menjadi minyak.

 

Ketua PAC IPNU Tulangan berharap kerja sama antara UNU Sidoarjo dengan pemuda di Tulangan tidak berhenti hanya sampai seminar saja.

 

"Saya sangat berterimakasih kepada teman-teman mahasiswa Teknik Lingkungan UNU Sidoarjo atas sosialisasinya pada seminar ini. Selanjutnya kita akan bekerjasama membuat alat tersebut dan akan dipublikasikan di wilayah kecamatan Tulangan khususnya," kata Bustomi (ketua PAC IPNU Tulangan) saat ditemui usai seminar.