Posts

Suasana saat Pelantikan Raya Ormawa Unusida (Foto: Humas Unusida)

Wakil Rektor 3 UNUSIDA Tekankan Ormawa Bawa Semangat Juang dan Inovasi

Wakil Rektor III UNUSIDA, H Ali Masykuri, menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang baru dilantik untuk senantiasa membawa semangat juang dan inovasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.

Ia berharap, Pelantikan Ormawa ini dapat menjadi titik awal bagi mahasiswa UNUSIDA untuk lebih berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan, serta berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif baik di dalam maupun di luar kampus.

“Hari ini, kita tidak hanya melantik para pengurus, tetapi juga menitipkan semangat juang yang tinggi dan inovasi yang akan membawa prestasi bagi kampus kita,” ujarnya saat menyampaikan sambutan dalam Pelantikan Raya Ormawa UNUSIDA, Selasa (11/3/2025).

Wakil sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo tersebut menekankan bahwa setiap ide yang dimiliki oleh mahasiswa harus mampu diubah menjadi tindakan nyata yang bermanfaat bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Sesuai dengan tema yang diusung, setiap ide yang sudah tertuang dalam program kerja nantinya harus diimplementasikan dalam aksi nyata dan memiliki dampak positif.

“Ide-ide cemerlang yang dimiliki mahasiswa harus didorong untuk tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk aksi yang nyata, memberikan dampak positif bagi semua pihak,” tambahnya.

Ia menekankan, pengurus Ormawa harus dapat menjalankan program-program yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberi manfaat yang besar bagi perkembangan kampus dan masyarakat. Menurutnya, Ormawa harus menjadi teladan yang baik, bukan hanya dalam prestasi, tetapi juga dalam sikap dan integritas sebagai seorang mahasiswa.

“Selamat mengemban amanah, pengurus Ormawa UNUSIDA. Semoga semangat dan dedikasi kalian dapat mewujudkan ide-ide cemerlang menjadi aksi yang bermanfaat, membawa prestasi dan perubahan positif untuk kampus tercinta,” tandasnya.

Pelantikan Raya Ormawa kali ini mengusung tema ‘Transformasi dari Ide menjadi Aksi’. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme oleh puluhan mahasiswa yang menjadi pengurus baru Ormawa UNUSIDA periode 2025.

Adapun Ormawa UNUSIDA yang telah dilantik yaitu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), 5 BEM Fakultas, 12 Hima Prodi, dan 14 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Sementara itu, Presiden Mahasiswa (Presma) UNUSIDA Moch Burhanuddin Robbani menyatakan bahwa Ormawa UNUSIDA siap untuk berkontribusi dalam kemajuan kampus. Ia menegaskan komitmen seluruh organisasi mahasiswa di UNUSIDA untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung perkembangan kampus.

“Kami di Ormawa UNUSIDA menyadari bahwa peran kami sangat penting dalam membantu mewujudkan visi dan misi kampus. Oleh karena itu, kami siap untuk bekerja sama, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam setiap program yang mendukung kemajuan kampus ini,” katanya.

Burhan menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai organisasi mahasiswa, fakultas, dan pihak kampus dalam menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik dan penuh prestasi.

“Kami ingin agar Ormawa menjadi penggerak perubahan, bukan hanya di tingkat mahasiswa, tetapi juga dalam meningkatkan citra UNUSIDA di tingkat nasional. Kami siap memberikan yang terbaik untuk mewujudkan visi misi bersama,” pungkasnya.

(my)

Sahitya Samgama, Cara Mahasiswa PGSD Unusida Tampilkan Pagelaran Kreativitas Seni Budaya (Foto: Humas Unusida)

Sahitya Samgama, Cara Mahasiswa PGSD UNUSIDA Tampilkan Pagelaran Kreativitas Seni Budaya

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) angkatan 2022 berhasil menyuguhkan penampilan yang memukau dalam Pagelaran Kreativitas Seni Budaya bertajuk ‘Sahitya Samgama’ yang dilaksanakan di Hall Lantai 5 Kampus 2 UNUSIDA, Sabtu (28/01/2025). Acara ini menampilkan karya-karya yang merupakan hasil dari project 2 mata kuliah, yaitu seni musik dan tari, yang dikemas dalam bentuk drama musikal yang diperankan dengan inovatif dan penuh semangat.

Sahitya Samgama menjadi ajang bagi para mahasiswa PGSD untuk menunjukkan kreativitas dan kolaborasi mereka dalam menggabungkan seni musik, tari, dan drama. Setiap penampilan dikemas sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman yang mengesankan, dengan alur cerita yang memadukan seni pertunjukan tradisional dan modern, menciptakan nuansa yang segar dan penuh energi.

Pagelaran ini tidak hanya mengedepankan kualitas seni, tetapi juga mencerminkan semangat dan inovasi yang tinggi. Dalam acara tersebut, mahasiswa PGSD angkatan 2022 berusaha menyajikan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi penonton untuk lebih mencintai seni dan budaya Indonesia. Dengan penuh antusiasme, mereka ingin menunjukkan bahwa seni bisa menjadi sarana untuk menyampaikan pesan yang mendalam serta menggugah semangat kebersamaan dan kreativitas.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNUSIDA, Nurul Aini, memberikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa Program Studi PGSD angkatan 2022 atas upaya dalam menyukseskan kegiatan tahunan ini, Menurutnya, mahasiswa dalam melatih diri dalam memanajemen dan menyelenggarakan acara seni budaya dengan inovasi kekinian sehingga menarik bagi penonton.

“Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa kita tidak hanya belajar menjadi pengajar di kelas, tetapi juga mempelajari kemampuan manajerial yang sangat penting dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pertunjukan ini menjadi bahan penilaian semester, dengan menggabungkan berbagai elemen seni dalam satu kesatuan yang harmonis. Sahitya Samgama diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi seni mereka dalam perjalanan menjadi pendidik yang kreatif dan berbakat.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendukung dalam pengembangan kualitas pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada aspek pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan manajerial yang akan sangat berguna bagi para mahasiswa dalam perjalanan mereka sebagai calon pendidik.

“Sebagai calon guru, mereka juga perlu memiliki keterampilan untuk mengorganisir berbagai kegiatan di sekolah, seperti pagelaran seni budaya ini. Hal ini sangat relevan dengan tugas mereka nanti di sekolah untuk mengembangkan potensi siswa tidak hanya di bidang akademis, tetapi juga dalam aspek kreatif dan kultural,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan output dari mata pelajaran Kreativitas Seni Budaya yang mereka pelajari selama kuliah, bukan hanya berfokus pada pembelajaran seni, tetapi juga memberikan bekal keterampilan untuk mengelola dan mengorganisir acara-acara yang berkaitan dengan seni dan budaya di sekolah. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga belajar bagaimana memanajerial sebuah acara yang melibatkan banyak pihak dan elemen seni yang berbeda.

“Saya berharap agar kegiatan Sahitya Samgama ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa PGSD dalam mempersiapkan diri mereka sebagai pendidik yang kreatif dan mampu membawa perubahan positif di dunia pendidikan, terutama dalam mengembangkan seni dan budaya di sekolah-sekolah dasar nantinya,” harapnya.

 

(my)

Paslon 01 dan 02 Capresma dan Cawapresma Unusida Tahun 2025 Usai Debat Kandidat (Foto: Humas Unusida)

Pemilu Raya Ormawa UNUSIDA, Simak Visi dan Misi Capresma Cawapresma Tahun 2025

Suasana optimisme menyelimuti para Calon Presiden Mahasiswa (Capresma) dan Calon Wakil Presiden Mahasiswa (Cawapresma) dalam Debat Kandidat jelang Pemilu Raya (Pemira) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), Jum’at (17/01/2025). Debat ini diikuti oleh 2 kandidat calon ketua yang akan memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tahun 2025.

Ketua pelaksana acara, Hilmi Ubaidillah, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan debat ini menjadi sarana penting untuk menggali kemampuan dan komitmen para calon pemimpin. “Melalui debat ini, kita berharap mahasiswa dapat memilih pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga memiliki komitmen untuk memimpin Ormawa UNUSIDA ke arah yang lebih baik,” ujar Hilmi.

Hilmi mengatakan, mahasiswa yang menjadi calon ketua Ormawa UNUSIDA merupakan representasi mahasiswa UNUSIDA dalam mewujudkan visi dan misi yang lebih besar bagi kemajuan kampus.

“Mari kita kupas tuntas visi dan misi masing-masing calon pemimpin agar kita dapat memilih yang terbaik untuk masa depan bersama,” imbuhnya

Pasangan Calon (Paslon) Presiden Mahasiswa UNUSIDA nomor urut 01, Mochamad Burhanuddin Robbani dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Maulana Risqi Arifuddin dari Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik mengusung Visi ‘UNUSIDA Barometer Bumi Delta’ dengan Misi sebagai berikut:

(1) Berkonsolidasi Aktif dengan Stakeholder Internal dan Eksternal Kampus,
(2) Menciptakan Wadah Pengembangan SDM Mahasiswa UNUSIDAi,
(3) Mengorientasikan Organisasi sebagai Penunjang Akademik dan Moral Mahasiswa UNUSIDA.

Selain itu, Paslon No. 01 juga menghadirkan program penunjang seperti:
a. Menjalin kerja sama dengan beberapa instansi pemerintah setempat, di antaranya:
– Dinas Sosial,
– Disependik,
– Disbudpar,
– Dinas Koperasi dan UMKM,
– dan Dinas Lingkungan Hidup.

  1. Legitimasi UKM E-Sport, Penguatan Seluruh UKM untuk Menguatkan Misi Pertama,
    c. Pelatihan EO terpadu setiap Fakultas (Asistensi Ormawa),
    d. Seminar Internasional,
    e. Olimpiade Akbar (UFC),
    d. dan Pengawalan Harlah dan PKKMB UNUSIDA.

Sementara itu, Paslon Presiden Mahasiswa UNUSIDA nomor urut 02, Dio Adista Laksono dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer dan Latifah Irsyadia dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi mengusung visi ‘Mewujudkan BEM UNUSIDA yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pemberdayaan mahasiswa untuk menciptakan karya nyata yang bermanfaat serta berdampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama’ dengan membawa Misi sebagai berikut:

(1) Meningkatkan Siner antar Elemen Kampus,
(2) Mendorong Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa,
(3) Membentuk Forum Komunikasi Mahasiswa sebagai Wadah untuk Menampung Aspirasi,
(4) Berperan Aktif dalam Pengabdian Masyarakat,
(5) Membangun Mahasiswa yang Berdaya Saing Global,
(6) Menguatkan Identitas Keislaman dan Kebangsaan.

Yuukk, ikut polling kandidat Calon Presma dan Wapresma UNUSIDA melalui Link Berikut ini Klik Di Sini

Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) UNUSIDA, Arfaini Faaih mengajak seluruh mahasiswa UNUSIDA untuk menjadikan Pemilu Raya ini sebagai momentum pembelajaran demokrasi yang sehat dan berkualitas.

“Pemilu Raya Ormawa bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga tentang bagaimana kita semua bisa berperan aktif dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai demokrasi di kampus. Ini adalah kesempatan kita untuk belajar bagaimana berpartisipasi dalam sistem yang adil dan transparan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Faaih menekankan pentingnya peran KPUM dalam menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil. Ia juga mengingatkan agar para calon pemimpin Ormawa UNUSIDA dan seluruh mahasiswa yang terlibat tetap menjaga ketertiban, menghormati perbedaan, serta menjunjung tinggi etika dalam setiap tahapan pemilu.

“KPUM berkomitmen untuk memastikan proses Pemilu Raya Ormawa UNUSIDA 2025 berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa ada kecurangan. Kami ingin menciptakan atmosfer yang kondusif bagi seluruh mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dan memilih pemimpin yang terbaik untuk masa depan kampus,” jelasnya, Sabtu (18/01/2025).

Dalam Pemilu Raya Ormawa UNUSIDA 2025 ini diharapkan menjadi langkah penting bagi penguatan organisasi mahasiswa di UNUSIDA, dan menjadikan kampus ini semakin berkembang dalam menciptakan pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki integritas tinggi. Faaih mengajak seluruh mahasiswa UNUSIDA untuk aktif berpartisipasi, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat dan penuh tanggung jawab.

“Dengan semangat kebersamaan, mari kita buat Pemilu Raya ini berjalan dengan riang gembira, dengan penuh rasa tanggung jawab, untuk masa depan UNUSIDA yang lebih baik,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari proses Pemilu Raya, para calon pemimpin Ormawa UNUSIDA akan menghadapi berbagai tahapan, termasuk debat kandidat untuk menyaring ide dan visi-misi calon ketua Ormawa UNUSIDA.

Selanjutnya, Pemilu Raya UNUSIDA 2025 dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 27 Januari 2025, pada pemilihan umum untuk memilih ketua dan pengurus Ormawa yang baru di setiap tingkatan Ormawa, mulai dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi), BEM Fakultas, dan BEM Universitas.

 

(my)

Rektor Unusida Dr. H. Fatkul Anam, M.Si menyampaikan sambutan dalam Debat Kandidat Calon Ketua BEM Unusida (Foto: Humas Unusida)

Jelang Pemilu Raya Ormawa, Rektor UNUSIDA Tekankan Semangat Kolaborasi dan Inovasi dalam Mendukung Kemajuan Kampus

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) H Fatkul Anam menyampaikan pesan penting menjelang Pemilu Raya (Pemira) Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Ia berharap Pemilu Raya Ormawa tahun ini dapat menjadi ajang yang tidak hanya memilih pemimpin, tetapi juga sebagai momen untuk memperkuat semangat kolaborasi dan inovasi dalam mendukung kemajuan UNUSIDA.

“Pemilu Raya Ormawa adalah momen yang sangat penting. Ini bukan hanya tentang siapa yang terpilih, tetapi bagaimana kita bisa bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan organisasi kemahasiswaan yang lebih baik dan lebih maju,” ujarnya saat menyampaikan sambutan dalam Debat Kandidat Calon Presiden Mahasiswa (Capresma) dan Calon Wakil Presiden Mahasiswa (Cawapresma) UNUSIDA, Jum’at (17/01/2025).

Lebih lanjut, ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) tersebut mengingatkan pentingnya peran organisasi mahasiswa dalam mewujudkan visi besar kampus.  Ia menegaskan bahwa tugas mahasiswa dalam kegiatan Ormawa menjadi bentuk kontribusi dalam meningkatkan kualitas UNUSIDA.

Hal ini terbukti dengan pencapaian klaster UNUSIDA dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi di akhir tahun 2024 lalu, di mana sebelumnya dari klaster Madya menjadi Klaster Utama yang menempatkan UNUSIDA di posisi sejajar bersama perguruan tinggi yang lebih unggul lainnya. Artinya, UNUSIDA saat ini berada di posisi 245 besar dari 4600 perguruan tinggi di Indonesia, bahkan sudah sejajar dengan perguruan tinggi unggulan di Jawa Timur.

“Pada akhir tahun 2024, UNUSIDA berhasil menjadi perguruan tinggi klaster utama, yang berarti kita telah mampu bersaing dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Ini adalah capaian luar biasa yang harus kita pertahankan bersama-sama,” tambahnya.

Fatkul Anam yang juga pernah menjabat ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Sidoarjo tersebut, juga menyinggung pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan ilmiah, termasuk penelitian dan pengabdian masyarakat, yang berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) program studi di UNUSIDA.

“Kami ingin melibatkan mahasiswa dalam penelitian lebih banyak lagi. Beberapa mahasiswa sudah terlibat dalam penelitian saya, dan itu akan terus bertambah ke depannya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ia juga mengingatkan agar Pemilu Raya Ormawa ini menjadi proses pembelajaran demokrasi yang sehat dan produktif. Menurutnya, Pemilu Raya bukan hanya sekedar ajang pemilihan pemimpin mahasiswa, tetapi juga kesempatan untuk belajar berdemokrasi dan memperkuat kolaborasi antar bagian kemahasiswaan.

“Para calon pemimpin diharapkan bisa membawa ide-ide segar dan menjadi penggerak perubahan yang positif untuk masa depan kampus,” jelasnya.

Dengan usia UNUSIDA yang akan menginjak tahun ke-11, ia yakin dengan peran serta mahasiswa UNUSIDA dapat semakin mendorong kemajuan Kampus NU yang kita bersama. Hal ini menjadi tanggung jawab besar bagi seluruh sivitas akademika untuk menjaga dan meningkatkan kualitas yang telah diraih.

“Saya berharap para calon pemimpin Ormawa dapat menjaga suasana organisasi yang sehat, serta membawa aspirasi seluruh mahasiswa UNUSIDA,” harapnya.

 

(my)

Berkat Inovasi Teknologi Keberlanjutan Ecodrone, Mahasiswa Unusida Raih Prestasi Kompetisi Bisnis Plan Internasional (Foto: istimewa)

Mahasiswa Unusida Raih Prestasi Internasional Berkat Inovasi Teknologi Keberlanjutan Ecodrone

Tim mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang Kompetisi Bisnis Plan Internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun. Tim yang terdiri dari tiga mahasiswa tersebut mengusung ide bisnis Ecodrone, sebuah inovasi yang menggabungkan teknologi drone dengan solusi ramah lingkungan untuk ekspedisi.

Kompetisi mahasiswa kali ini menarik partisipasi dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia dan mancanegara. Dalam kompetisi ini, para peserta diminta untuk merancang dan mempresentasikan rencana bisnis yang memiliki potensi untuk berkembang di pasar internasional.

Tim dari Unusida, yang terdiri dari mahasiswa jurusan Teknik Informatika, Manajemen dan Akuntansi ini berhasil memukau para juri dengan ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan bagi lingkungan. Ecodrone adalah bisnis yang berfokus pada pengembangan drone berbasis energi panel surya, yang dirancang untuk mendukung berbagai misi ekspedisi, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh kendaraan pada umumnya.

“Penggunaan teknologi drone yang ramah lingkungan sangat relevan dengan kebutuhan global saat ini, terutama untuk menunjukkan potensi besar untuk mengubah cara dunia ekspedisi beroperasi, dengan memberikan solusi yang lebih berkelanjutan dan efisien bagi pengiriman barang di era modern ini,” ujar ketua tim, Fitto Ardiansyah, mahasiswa jurusan Teknik Informatika Unusida.

Fitto menjelaskan, dengan kemampuan drone yang dapat terbang jarak jauh dan menggunakan panel surya untuk pengisian daya. Sehingga ecodrone ini menawarkan keunggulan penghematan biaya operasional dan pengurangan emisi karbon. Selain itu, penggunaan energi terbarukan memungkinkan misi ekspedisi dilakukan tanpa ketergantungan pada sumber daya yang terbatas atau polusi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.

Ecodrone yang bertenaga surya tidak hanya menjadi hal baru dalam bisnis ekspedisi barang saja, akan tetapi juga memungkinkan pengiriman logistik, bahan bantuan, dan perangkat penting dengan waktu yang lebih cepat dan lebih efisien,” terangnya.

Menurutnya, pengembangan ecodrone merupakan langkah maju yang mengarah pada pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Selain itu, penggunaan teknologi ini akan memperluas jangkauan operasional dunia ekspedisi, menjangkau area yang sebelumnya sulit atau hampir mustahil dicapai.

Adapun anggota tim lainnya yaitu Afifhatur Rahmadina (PBI) 2023, Lailatul Ma’rifah (Manajemen) 2024 dan Kumala Dwi Sekararum (Akuntansi) 2023.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Jeziano Rizkita Boyas sangat mengapresiasi upaya mahasiswa untuk menghadirkan inovasi bisnis yang bermanfaat di kancah internasional. Hal ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Unusida mampu menghasilkan wirausahawan muda yang inovatif dan siap menghadapi tantangan global.

“Kami sangat bangga dengan tim mahasiswa yang telah berjuang dan berhasil meraih prestasi di ajang bergengsi ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia yakin bahwa mahasiswa Unusida memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah global. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa kampus NU juga dapat berkontribusi pada pengembangan kewirausahaan dan inovasi bisnis mampu menghasilkan ide-ide kreatif yang relevan dalam perkembangan wirausaha internasional.

“Ide bisnis ini menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang tren teknologi dan keberlanjutan. Para mahasiswa ini telah berhasil memadukan aspek bisnis dengan solusi yang ramah lingkungan, yang merupakan hal yang sangat penting di pasar internasional,” imbuhnya.

 

(my)

Seminar Nasional Perpajakan oleh Himaksi Unusida bersama Arif Anwar Yusuf (Foto: Humas Unusida)

Kenalkan Core Tax Sistem, Himaksi Unusida Gelar Seminar Nasional Perpajakan 2024

Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (Himaksi) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo menggelar Seminar Nasional Perpajakan, Senin (26/08/2024). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut dilaksanakan secara Hybrid, yaitu secara offline di Hall Kampus 2 Unusida dan online melalui Zoom Meeting.

Dalam seminar tersebut mengundang narasumber Arif Anwar Yusuf yang merupakan Penyuluh Pajak Ahli Pertama Kanwil DJP Jawa Timur II. Kegiatan tersebut membahas tentang Digitalisasi Perpajakan ‘Kebijakan Tarif Efektif Rata-rata (TER) PPH Pasal 21 terhadap Orang Pribadi, Core tax: Inovasi Teknologi untuk Optimalisasi Penerimaan Pajak Transformasi Digital Perpajakan: Pemadanan NIK dan NPWP’.

Arif Anwar Yusuf mengedukasi mahasiswa Unusida tentang Core Tax pada wajib pajak. Core tax administration system merupakan suatu sistem teknologi informasi dalam administrasi perpajakan yang bertujuan untuk mengotomatisasi proses bisnis yang dijalankan oleh DJP sebagai pihak yang memegang otoritas perpajakan.

Sebagai salah satu bentuk reformasi pajak digital, core tax menyederhanakan proses bisnis pelaksanaan administrasi perpajakan bagi DJP dan wajib pajak. Sehubungan dengan hal tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan dan mengurangi biaya kepatuhan pajak.

Core tax ini menjadi sistem baru untuk memudahkan para wajib pajak untuk mendapatkan informasi dalam memenuhi adaministrasi perpajakan,” terangnya.

Terdapat proses bisnis yang diperbarui dengan pengimplementasian core tax, diantaranya seperti pendaftaran Wajib Pajak, pengelolaan surat pemberitahuan (SPT), taxpayer account management (TAM), mekanisme pembayaran, compliance risk management (CRM) serta rangkaian proses pengawasan perpajakan mulai dari menanggapi SP2DK dan pelaksanaan sengketa perpajakan.

Penerapan core tax diharapkan akan meningkatkan otomatisasi dan digitalisasi seluruh layanan administrasi perpajakan. Dengan core tax, Wajib Pajak nantinya dapat melakukan layanan mandiri dan pengisian secara otomatis. Transparansi dari akun wajib pajak pun akan meningkat karena seluruh informasi perpajakan dapat langsung dilihat secara utuh.

Core tax sistem sebenarnya mulai digunakan pada pertengahan 2024 ini yang terdapat beberapa pembaharuan di beberapa sektor yang berkaitan dengan tatacara pelaporan SPT,” jelasnya.

“Sistem ini harus dikenalkan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi wajib pajak,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia sangat mengapresiasi mahasiswa Unusida yang memberikan ruang untuk mengenalkan sistem ini. Menurutnya, peran penting mahasiswa dalam menjadi penghubung informasi di tengah masyarakat sangatlah krusial.

“Apresiasi atas peran serta mahasiswa Unusida, khususnya prodi Akuntansi yang aktif dan tanggap menyikapi hal baru tentang sistem perpajakan di Indonesia,” pungkasnya.

 

(my)

Rektor Unusida saat membuka Turnamen Himaksi Badminton Cup 2024 (Foto: Humas Unusida)

Perdana, Himaksi Unusida Gelar Turnamen Badminton Antar Pelajar Se-Jawa Timur

Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) menggelar Himaksi Badminton Cup (HBC) 2024. Turnamen antar pelajar tingkat SMA/MA/MK Sederajat tersebut dilaksanakan selama 3 hari, Selasa-Kamis (20-22/08/2024) di GOR Bintang Terang, Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo.

Turnamen tersebut diikuti 60 peserta SMA/MA/MK Sederajat dari tingkat provinsi Jawa Timur yang mempertandingkan 3 kategori, yaitu ganda putra, ganda campuran, dan tunggal putra.

Tampak hadir dalam acara pembukaan HBC 2024, Rektor Unusida Dr. H. Fatkul Anam, M.Si, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan H Ali Masykuri, Dekan Fakultas Ekonomi Dr Muhafidhah Novie, Ketua Pengurus Harian Pengurus Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sidoarjo Harnadi, serta seluruh tamu dan pihak sponsorship.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unusida Dr. H. Fatkul Anam, M.Si menyebutkan bahwa pihaknya sangat mensupport seluruh kegiatan mahasiswa, baik akademik maupun non akademik.

Ia menjelaskan, bahwa Unusida telah bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo tentang beasiswa bagi atlet-atlet berprestasi untuk dapat melanjutkan pendidikan S1 di Unusida.

“Melalui kerja sama tersebut, Unusida siap menampung memberikan beasiswa non akademik bagi atlet-atlet berprestasi,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Ketua Pengurus Harian Pengurus Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sidoarjo Harnadi sangat mengapresiasi usaha Himaksi Unusida dalam menyelenggarakan turnamen kali ini. Melalui komunikasi yang sangat intens sehingga kami sangat terbuka dalam memberi arahan dalam menyelenggarakan sebuah turnamen badminton.

Melalui event kejuaraan bulu tangkis seperti ini, harapannya dapat menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit muda calon atlet bulu tangkis di tingkat regional, nasional, maupun internasional, khususnya jika atlet bulu tangkis nantinya banyak yang dari Sidoarjo.

“Unusida menjadi yang pertama dalam menggelar event turnamen kali ini. Semoga acara ini berjalan dengan sukses dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Himaksi Unusida, Riska Ainur Rosyida mengatakan bahwa kejuaraan bulu tangkis ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di tingkat Prodi.

“Selama ini, kegiatan Hima Akuntansi hanya terfokus pada akademik. Oleh karena itu, kali ini kita berinisiatif untuk menggelar kejuaraan non akademik,” ucapnya.

Menurutnya, melalui kegiatan non akademik dapat lebih mengenalkan Prodi Akuntansi Unusida di masyarakat, khususnya di bidang olahraga bulu tangkis. Riska berharap, melalui kejuaraan ini menjadi kontribusi mahasiswa Unusida dalam memajukan olahraga Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini, baik dari panitia, dosen dan sponsorship sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” pungkasnya.

 

(my)

Suasana Pameran Visualistation DKV Unusida, Ramai Pengunjung (Foto: Humas Unusida)

Inspiratif, Pameran DKV Unusida Sukses Menarik Perhatian Banyak Pengunjung

Pameran Visualistation XII Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) berhasil menarik perhatian dan menjadi tontonan tersendiri bagi masyarakat. Khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar Rumah Budaya Sidoarjo, Jl Malik Ibrahim No.39, Pucanganom, Sidoarjo.

Pameran yang mengusung tema Sahitya Nareswara tersebut digelar selama 2 hari, Sabtu-Ahad (10-11/08/2024) dan sukses menarik perhatian banyak pengunjung. Ratusan pengunjung dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan atau hanya sekedar melihat karya-karya yang dipamerkan.

Ketua Hima Prodi DKV Unusida, Sirojul Jalil menjelaskan bahwa tema yang diusung menggambarkan sebuah perayaan atas kreativitas dalam semangat kebersamaan. Pameran ini menjadi momen untuk memamerkan karya-karya mahasiswa DKV Unusida dari angkatan 2021-2023. Pameran kali ini tidak hanya menyajikan karya-karya seni yang indah, tapi juga dapat menjadi sebuah platform untuk dialog, refleksi, dan inspirasi.

Dalam pameran tersebut, terdapat beberapa jenis karya seperti seni rupa, desain grafis, fotografi desain, fotografi human interest, nirmana, typografi dll. Tak hanya itu, kegiatan tersebut menyuguhkan berbagai kegiatan seperti workshop ilustrasi dan lomba painting serta dimeriahkan pertunjukan live musik dari Band Pelajar NU Sidoarjo.

Tak hanya dapat melihat secara langsung karya yang di pamerkan, pengunjung juga dapat mengenal dan bertemu dengan kreatornya secara langsung dengan dijelaskan proses dan cara membuat karya.

“Pameran ini sengaja kita gelar di pusat kota agar dapat menjadi tontonan bagi warga Sidoarjo untuk menunjukkan karya mahasiswa Unusida,” katanya.

Selain itu, Sirod sapaan akrabnya mengatakan melalui pameran Visualistation ini dapat mengembangkan karya-karya mahasiswa DKV Unusida nantinya. Ia berharap, karya mahasiswa DKV Unusida dapat dikenal dan menjadi rujukan bagi kreator seni lainnya

Ia mengapresiasi seluruh panitia dan mahasiswa DKV yang sudah berpartisipasi dalam menyukseskan pameran kali ini.

“Terima kasih untuk seluruh kreator seni yang sudah berpartisipasi. Jangan pernah malas berkarya, karena setiap karya ada penikmatnya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Syahren Adlil Hakim mengungkapkan kagumnya terhadap konsep pameran serta karya-karya yang ditampilkan. Menurutnya, karya yang ditampilkan sangat menarik dan berbeda dengan yang lainnya.

“Acaranya sangat keren dan seru, banyak karya-karya baru yang sangat menginspiratif bagi kalangan muda. Semoga DKV Unusida dapat menjadi referensi bagi pegiat seni di Sidoarjo,” ungkapnya.

 

(my)

Pajak Bertutur KPP Pratama Sidoarjo Selatan di Unusida (Foto: Humas Unusida)

Unusida Siap Dukung KPP Pratama Sidoarjo Selatan Raih Predikat ZI WBBM

Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (Himaksi) siap mendukung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo Selatan dalam meraih predikat sebagai Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM).

Hal tersebut diungkapkan Ketua Himaksi Unusida, Riska Ainur Rosyida saat kegiatan Pajak Bertutur tahun 2024. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 100 mahasiswa yang dipusatkan di Hall Kampus 2 Unusida, Lingkar Timur, Sidoarjo, Rabu (08/08/2024). Dengan mengusung tema ‘Lampaui Batas Bangkit Untuk Indonesia Emas’, kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi terhadap mahasiswa tentang pentingnya kesadaran wajib pajak.

Riska mengaku pemahaman pajak yang diberikan oleh KPP Pratama Sidoarjo Selatan pada kegiatan Pajak Bertutur ini sangat bermanfaat sekali bagi mahasiswa untuk ke depannya. Oleh karena itu, pihaknya sangat menyambut baik jika ada program-program yang dapat dikolaborasikan bersama mahasiswa Unusida.

“Rekan-rekan sangat antusias mengikuti Pajak Bertutur ini, selain penyuluhan pajak juga banyak sekali digelar permainan dengan hadiah berbagai souvenir, tentu sangat menyenangkan dan bermanfaat,” ungkapnya.

Wakil Rektor III Unusida, H Ali Masykuri mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan KPP Sidoarjo Selatan, yang selalu berupaya memberikan pemahaman pajak kepada mahasiswa. Sangat penting peran serta mahasiswa sebagai kaum muda intelektual untuk dapat membantu menyampaikan informasi dan edukasi di tengah masyarakat.

Dengan meningkatnya kesadaran pajak ke depan, maka akan berdampak pada besarnya pendapatan negara yang akan digunakan untuk keberlanjutan pembangunan negeri, khususnya infrastruktur dan pengembangan UMKM. Ia berharap melalui dapat memberikan kesadaran terhadap wajib pajak kepada generasi muda.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian sebagai warga negara sekaligus membangun karakter generasi muda yang taat pajak,” katanya.

Sementara itu, Kasie Pelayanan KPP Pratama Sidoarjo Selatan, Eny mengungkapkan kegiatan pajak bertutur bersama Mahasiswa merupakan kegiatan rutin yang dilakukan KPP Pratama Sidoarjo Selatan setiap tahunnya. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai kesadaran pajak.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi kita untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa yang berkaitan tentang pentingnya pajak sejak dini. Paling tidak mereka memahami apa itu pajak, manfaatnya apa dan sebagainya,” jelas Eny.

Menurutnya memberikan pemahaman atau edukasi sejak dini baik kepada siswa maupun mahasiswa sangat penting demi keberlanjutan menuju Indonesia emas. Bukan tidak mungkin, pendapatan pajak sangat berpengaruh terhadap pembangunan yang ada di Indonesia.

Ia menerangkan bahwa KPP Pratama Sidoarjo Selatan membawahi lima kawasan, yakni Kecamatan Kota Sidoarjo, Candi, Tanggulangin, Jabon dan Porong.

“Jadi, tidak hanya kalangan mahasiswa, kami juga pernah mensosialisasikan pajak bertutur ini kepada kalangan siswa-siswi yang ada di sekolah-sekolah Sidoarjo. Baik SD, SMP maupun SMA. Jadi paling tidak nanti kita lakukan sosialisasi secara bergilir di masing-masing kecamatan,” terangnya.

Di tahun 2023, KPP Pratama Sidoarjo Selatan berhasil merealisasikan penerimaan pajak sebesar 103,71 persen. Oleh karena itu, pihaknya berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami dan lebih memberikan kesadaran tentang pentingnya pajak di masyarakat.

“Semoga dengan kegiatan Pajak Bertutur ini bisa memberikan impact yang luar biasa terutama terhadap peran serta mahasiswa ke depannya,” harapnya.

 

(my)

Workshop Kewirausahaan (Foto: Humas Unusida)

Tumbuhkan Minat dan Ide Kreatif Pengusaha Muda, Mahasiswa Unusida Dibekali Ilmu Kewirausahaan

Biro Kemahasiswaan & Alumni Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) menginisiasi kegiatan Workshop Kewirausahaan. Kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sosialisasi dan pendampingan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan minat dan ide kreatif mahasiswa dalam berwirausaha. Sesuai dengan tema ‘Mengembangkan strategi bisnis berkelanjutan di era digital: panduan untuk pengusaha muda’ ini dilaksanakan di Hall Kampus Unusida, Lingkar Timur, Sidoarjo, Selasa (06/08/2024).

Workshop tersebut diikuti oleh mahasiswa angkatan 2022 yang diproyeksikan dapat mengikuti PM2W selanjutnya. Narasumber dalam workshop tersebut yaitu CEO dari K3 Consultant & Ori Fried Chicken, Ori Hariansyah, S.THI, S.PSI, M.SC.

Dalam kesempatan tersebut, Ori sapaan akrabnya, menceritakan awal mula merintis usahanya dengan motivasi dan semangat yang tinggi. Ia memiliki niat untuk dapat membantu dan membuka peluang kerja dan belajar bagi orang-orang di jalanan.

Menurutnya, orang-orang di jalanan jarang di rangkul dan kurang diperhatikan selama ini. Oleh karena itu, ia ingin memberikan harapan dan kesempatan untuk dapat mengubah hidup seseorang ke arah yang lebih baik, melalui ruang untuk bekerja dan melanjutkan belajar.

“Yuk kita mulai berwirausaha, suatu saat kita akan memetik buah dari hasil usaha kita. Jadi, orang lain kerja kita libur, orang lain libur kita liburan, orang lain gajian kita sudah bisa gaji orang,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa mahasiswa juga harus memiliki tekad yang kuat untuk memulai suatu usaha. Terlebih mahasiswa Unusida sudah didukung dan difasilitasi dengan baik. Sebab, sebuah usaha merupakan investasi untuk masa depan.

“Zaman kuliah dulu belum pernah kepikiran pingin jadi pengusaha. Alhamdulillah zaman ini sudah mulai melek berkarya berwirausaha ya, keren juga toh,” katanya.

Lebih lanjut, ia sangat mengapresiasi tagline Unusida sebagai kampus entrepreneurship. Kampus yang tidak hanya fokus menghasilkan akademisi, akan tetapi juga mendorong mahasiswanya untuk memiliki sebuah usaha.

“Arigato Unusida, kampus NU yang selalu support untuk urusan kewirausahaan bagi para mahasiswanya. Kampus yang memiliki karakter nahdliyin untuk semua kalangan,” ujarnya.

Ori berharap mahasiswa Unusida dapat menjadi pengusaha-pengusaha yang kreatif dan inovatif. Pengusaha yang dapat memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

“Sejatinya pengusaha harus dapat memberikan pengaruh positif kepada masyarakat dan lingkungan untuk berani berwirausaha,” pungkasnya.

(my)